by

Isi Tabligh Akbar Penggalangan Dana Sulawesi, Masri Sitanggang : Musibah Ujian Persaudaraan

gipnkri-Dalam Al-Quran, musibah disebutkan karena perbuatan manusia itu sendiri. Oleh karena itu, memperingati musibah adalah dengan intropeksi diri.

Demikian disampaikan Ketua Umum Gerakan Islam Pengawal NKRI (GIP-NKRI), Dr Masri Sitanggang dalam Tabligh Akbar dan Do’a Bersama, Sabtu (20/10/2018) di Masjid Al-Ikhwan Jalan Pembangunan, Bandar Setia.

“Apa yang harus kita renungkan ketika ditimpa musibah. Memperingati bencana adalah dengan intropeksi diri dosa apa yang telah kita lakukan?” ujar Masri.

Pengurus MUI Medan ini juga menegaskan bahwa sebagai seorang muslim harus punya tanggung jawab dalam melarang perbuatan yang mengundang bencana.

” Tanggung jawab kita sebagai orang beriman adalah melarang orang berbuat maksiat. Maksiat jalan terus. Maka bencana akan mengena semua pihak termasuk orang yang baik,” ujar sosok yang juga Caleg DPR RI dari PBB ini.

Masri mengingatkan bahwa Dakwah tidak bisa hanya amar makruf. Dakwah itu amar makruf dan mencegah kemungkaran.

Selain itu, musibah juga menjadi ujian baik bagi yang mengalaminya maupun kita yang tidak mengalaminya.

“Allah mau tahu sejauh mana kita bersaudara. Sekarang diuji, sejauh mana persaudaraan kita saat mengetahui saudara kita terkena musibah,” ujarnya.

Tabligh Akbar ini juga diiringi dengan lelang amal dan penggalangan dana untuk korban gempa di Sulawesi dan korban Banjir Mandailing Natal. Adapun total donasi yang terkumpul pada kegiatan ini sebanyak Rp. 7.665.000 disalurkan pada Darut Tauhid Peduli (DT Peduli)

Comment

News Feed