by

PANCASILA , BETA TUNGGU JAWABAN

PANCASILA , BETA TUNGGU JAWABAN

Oleh : Dr. Ir. Masri Sitanggang
( Ketua Umum Gerakan Islam Pengawal NKRI / GIP-NKRI )

Tiba-tiba saja suara Pancasila gemuruh menggema
Menggelegar memenuhi angkasa nusantara
Dari jalanan sampai istana
Dari si nista hingga yang setengah dewa

Tiba-tiba saja Suara Pancasila gemuruh menggema
setelah lelap dari tidurnya yang lama
seiring jatuhnya penguasa bernama Orba
hingga pilkada Jakarta tiba

Dia sepi setelah reformasi
Karena dituding alat intimidasi
Bagi siapa yang berani mengeritisi
Penguasa gagah “bijak bestari”

Lemah terasa semua sendi
Tidada daya di hadapan petinggi negeri
Pemilik sah tafsir Pancasila Sakti
Kecuali pasrah diantar ke bui

Ooo… reformasi pembawa berita gembira
Sorak sorai di mana-mana
Selamat tinggal Eka Prastiya Pancakarsa
Pancasila tak lagi milik penguasa

Tiba-tiba saja Pancasila kembali bergema
Sejak pilkada berbau nista agama
Sorotnya tajam mengarah ke angka dua-satu-dua
Kaum berjubah putih berunjuk rasa
karena sang penista bebas leluasa

Gemanya sampai menegakkan bulu kuduk
sebab badan bisa remuk terkena gebuq
Suaranya tajam menyayat-nyayat
Sebab jasad teramcam pindah ke kamar mayat
Gemuruhnya menggelegar jatuhkan mental
Karena yakin akhirat disebut peramal
kaum berjubah putih dicap radikal

Wahai para penguasa !
Pemilik telunjuk bagai bazoka
Sepuluh jari satu kepala
Beta haturkan kepada para paduka
Sungguh hati ingin bersikap Pancasila
Ajarkan beta sesungguh maknanya
Beri tau beta siapa contohnya

Wahai para pengusa bertelunjuk bazoka
Moyang beta Islam sebelum negeri Merdeka
Ketika Pancasila masih entah di mana
Mereka ikut rasakan derita di bawah Belanda
Tidak mau berlutut sebab keyakin agamanya
Bersemboyankan mati syahid atau hidup mulia

Duhai para petinggi negeri
Ajarkan beta Pancasila yang hakiki
Moyang beta tinggalkan tradisi
Turut Qur’an dan hadits hidup Islami
jangan dirubah jangan dikurangi
Adakah Pancasila beta salahi ?

Duhai penguasa penyuara Pancasila
Sungguh beta ingin jadi warga negara yang baik
Sekaligus yang taat pada Allah dan RasulNya
Beta tak ingin jadi warga negra yang baik
Jikalau harus Khianat pada Allah dan RasulNya
Adakah Ruang buat beta di dalam Pancasila ?

Adakah Pancasila Harus pisahkan politik dengan Agama ?
Beta tak boleh pilih pemimpin karena Aqidahnya ?
Atau, haruskah minoritas jadi penguasa ?
dan tidak boleh yakin dengan kehidupan setelah fana ?

Pancasialis, beta sungguh inginkan
Beri beta contoh teladan
Sosok ikutan siapa gerangan
Bicaralah Tito Karnavian
Bicaralah wahai Jokowi
Ayo, bicaralah Megawati

Beta tunggu jawaban
entah lewat surat
entah lewat debat…

Akhir Mei 2017 M
Ramadhan 1438 H


Dr. Ir. Masri Sitanggang
( Ketua Umum Gerakan Islam Pengawal NKRI / GIP-NKRI )

Comment

News Feed